Senin, 25 Juni 2012

Prinsip Indicator Aligator

Prinsip Kerja Indicator
Pada prinsipnya, Alligator terbuat dari 3 MA, diantaranya sebagai berikut :
1.MA berwarna Biru disebut rahang Alligator (Jaws Periode : 13, shift 8)
Menggambarkan kondisi market saat ini pada time frame saat ini kita pakai. Contoh : saat ini kita menggunakan TF D1

2.MA berwarna Merah disebut gigi Alligator (Teeth Periode : 8, shift : 5)
Menggambarkan kondisi market pada 1/5 time frame MA Biru. Contohnya, bila tadi kita pakai TF D1, maka 1/5 TF adalah TF H1

3.MA berwarna Hijau disebut bibir Alligator (Lips Periode : 5, shift : 3)
Menggambarkan kondisi market pada 1/5 time frame MA Merah. Contohnya, bila MA merah sebagai TF H1, maka di MA hijau ini merupakan gambaran dari TF M5.





Ketiga MA bermethod : Smoothed; Apply : Median price HL/2. Bila terjadi trend buy maka candle berada pada atas mulut Alligator, sedangkan bila terjadi trend sell maka candle berada pada bawah mulut Alligator.

Karakteristik
Indicator Alligator merupakan golongan indi “Langging Indicator”, dimana Alligator akan memunculkan signalnya ketika harga sudah bergerak, atau kata lain signal yang muncul lebih lambat dari harga di candlestick. Trader menggunakan Indicator ini sebagai kompas untuk melihat apakah market sedang dalam keadaan trending, atau sideway.

Rekomendasi Setting
Parameter yang ada pada Alligator terdiri dari method 13, 8, dan 5. Namun penulis akan merekomendasikan :
1.MA biru : 8
2.MA merah : 5
3.MA hijau : 3

Alasan perubahan pada MA, dikarenakan lebih halus dan lebih cepat menunjukkan signal ketimbang default pada Alligator bawaan metatrader.

Kelebihan
Kelebihan dari Indicator Alligator adalah :
1. Mampu mendeteksi momentum suatu market
2. Bisa menandai berakhirnya suatu trend
3. Simple
4. Dapat digunakan disemua pair dan time frame
5. Bisa melindungi masuk market yang non trending

Kekurangan
Kekurangan dari Indicator Alligator adalah :
1. Signal tidak bisa digunakan pada sideway
2. Telat

Kesimpulan
Indicator Alligator dapat digunakan dalam menentukan trend, baik itu trend jangka panjang maupun jangka pendek. Walaupun begitu, perlu waspada dan hati-hati mengingat indicator Alligator adalah indi yang lagging maka dibutuhkan indicator tambahan dalam transaksi, misalnya RSI.



Penjelasan Indicator Aligator


Parameter default dari Alligator & Why.



Parameter default dari Alligator adalah 13/8/5. Anda juga dapat menggunakan parameter 8/5/3 sebagai perbandingan. Kami melihat bahwa parameter 8/5/3 lebih tajam ketimbang 13/8/5.

Berikut adalah rumus dari indikator teknikal : Alligator.

Alligator's Jaw (the blue line) atau Rahang Alligator (yang ditunjukan oleh garis biru) adalah indikator Simple Moving Average periode 13 pada nilai midian (High+Low)/2 yang menunjukan prediksi harga sebanyak 8 batang di masa depan.

Alligator's Teeth (the red line) atau gigi Alligator (yang ditunjukan oleh garis merah) adalah indikator Simple Moving Average periode 8 pada nilai midian (High+Low)/2 yang menunjukan prediksi harga sebanyak 5 batang di masa depan.

Alligator's Lips (the green line) atau bibir Alligator (yang ditunjukan oleh garis merah) adalah indikator Simple Moving Average periode 5 pada nilai midian (High+Low)/2 yang menunjukan prediksi harga sebanyak 2 batang di masa depan.

Penggunaan indikator Alligator adalah untuk menentukan Trend bergerak Naik atau Turun. Sesuai dengan penjelasan Rahang, Gigi dan Bibir berurutan dan mengarah ke atas tanpa ada yang bersilangan maka Trend Naik, begitu pula sebaliknya. Intinya trend jangka pendek (periode 5) searah dengan trend jangka menengah (periode 8) dan juga searah dengan trend jangka panjang (periode 13).

Jadi sekali lagi garis masing-masing trend harus berurutan dan tidak bersilangan, sehingga membentuk seperti mulut buaya, entah ke atas (uptrend) atau ke bawah (downtrend).


Karakter Trader Pemula

KARAKTER TRADER PEMULA

Saya coba posting tentang ciri-ciri atau karakter trader pemula :
1. Cenderung mengikuti orang banyak, artinya nyaman jika keputusan sama dengan orang banyak
2. Menghindari resiko, kecuali jika orang lain juga mengambilnya.
3. Mengira jika orang lain BUY, maka aman juga untuk BUY.
4. Cenderung membuat "Complicated process trading" dan mengabaikan kesederhanaan pasar.
5. Bertindak atas advis orang lain yang dianggap expert.
6. Hampir selalu membuat dua kesalahan yang sama : buy/sell saat harga telah bergerak jauh secara signifikan (high risk), serta buy saat mendekati resistance dan jual saat mendekati support (low probability)
Nah apakah anda memiliki salah satu dari karakter di atas? Anda sendirilah yang tahu.
Dikutip dari Trading dengan Supply and Demand Karya Sami be good